rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites
Tampilkan postingan dengan label Book Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Book Review. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Juli 2010

Entrok



Marni, perempuan Jawa buta huruf yang masih memuja leluhur. Melalui sesajen dia menemukan dewa-dewanya, memanjatkan harapannya. Tak pernah dia mengenal Tuhan yang datang dari negeri nun jauh di sana. Dengan caranya sendiri dia mempertahankan hidup. Menukar keringat dengan sepeser demi sepeser uang. Adakah yang salah selama dia tidak mencuri, menipu, atau membunuh?
Rahayu, anak Marni. Generasi baru yang dibentuk oleh sekolah dan berbagai kemudahan hidup. Pemeluk agama Tuhan yang taat. Penjunjung akal sehat. Berdiri tegak melawan leluhur, sekalipun ibu kandungnya sendiri.
Adakah yang salah jika mereka berbeda?

Marni dan Rahayu, dua orang yang terikat darah namun menjadi orang asing bagi satu sama lain selama bertahun-tahun. Bagi Marni, Rahayu adalah manusia tak punya jiwa. Bagi Rahayu, Marni adalah pendosa. Keduanya hidup dalam pemikiran masing-masing tanpa pernah ada titik temu.

Lalu bunyi sepatu-sepatu tinggi itu, yang senantiasa mengganggu dan merusak jiwa. Mereka menjadi penguasa masa, yang memainkan kuasa sesuai keinginan. Mengubah warna langit dan sawah menjadi merah, mengubah darah menjadi kuning. Senapan teracung di mana-mana.

Marni dan Rahayu, dua generasi yang tak pernah bisa mengerti, akhirnya menyadari ada satu titik singgung dalam hidup mereka. Keduanya sama-sama menjadi korban orang-orang yang punya kuasa, sama-sama melawan senjata.

Kisah yang menyentuh mengenai perjuangan wanita pada zaman-zaman menentukan dalam perjalanan sejarah Indonesia. Buku ini sangat penting dibaca untuk memahami orientasi nilai dalam masyarakat di tengah-tengah perubahan.
---Leon Agusta, sastrawan

Novel ini dengan jujur menggambarkan bagaimana sebagian masyarakat kita masih belum bisa menerima adanya perbedaan.
---Hendardi, aktivis demokrasi dan hak asasi manusia

Penulis dengan cemerlang berhasil mengungkapkan lika-liku dan sepak terjang kehidupan masyarakat yang kompleks di tengah kesewenang-wenangan, melalui tuturan silih berganti antara ibu dan anak perempuannya.
---Endy M. Bayuni, Pemimpin Redaksi The Jakarta Post

Selasa, 27 Juli 2010

Spring In London



Jo In-Ho (Danny Jo) adalah seorang model yang terkenal di Korea. Di dalam cerita ini dia diminta membintangi video klip music temannya yang bernama Jung Tae-Wo . Ia berprofesi menjadi seorang penyanyi terkenal di Korea. Dalam pembuatan video itu Danny Jo memiliki lawan main yang bernama Naomi Ishida seorang model terkenal di Jepang. Video music itu dibuat di London. Danny Jo merasa Naomi Ishida menjauhinya, hal itu yang membuat Danny Jo penasaran terhadap gadis itu, karena dia merasa tidak pernah berbuat salah kepada gadis itu. Apa yang membuat Naomi menjauhi Danny Jo? Lalu Danny Jo perlahan-lahan mendekati Naomi dengan alasan hanya sebagai teman. Hari demi hari mereka jalani bersama . Dan merekapun merasakan jatuh cinta yang membuat mereka saling membutuhkan satu sama lain. Terkadang Danny Jo merasakan ada masa lalu yang sangat kelam pada diri Naomi, karena Danny Jo suka melihat Naomi yang tiba-tiba ketakutan saat melihat Danny Jo. Kemudian Kim Dong-Min dating, dia adalah teman kakak Danny Jo yang sudah meninggal karena kecelakaan. Kakaknya bernama Jo Seung-Ho. Dengan datangnya Kim Dong-Min semua rahasia yang membuat ketakutan Naomi akhirnya terkuak. Sebenarnya apa hubungan Kim Dong-Min dengan Naomi Ishida? Apakah ada juga hubungannya dengan Jo Seung-Ho???

Winter In Tokyo



Ini adalah buku ketiga Ilana Tan. Seperti dua novel sebelumnya, Summer in Seoul dan Autumn in Paris, novel terbarunya ini juga menggunakan musim sebagai judul, yaitu Winter in Tokyo atau kalau dibahasa Indonesiakan "Musim Dingin di Tokyo".

Tidak jauh berbeda dengan novel sebelumnya, dimana tokoh utama perempuannya adalah gadis peranakan (Summer in Seoul -- peranakan Korea Indonesia, Autumn in Paris -- peranakan Indonesia Perancis), Winter in Tokyo bercerita tentang kisah cinta seorang gadis peranakan (Indonesia - Jepang) bernama Ishida Keiko.

Keiko Chan yang bekerja di perpustakaan umum di Shinjuku dan tinggal di salah satu apartemen sederhana di pusat kota Tokyo, terobsesi dengan cinta pertamanya, Kitano Akira. Karena itulah, meski ia sudah berusia 23 tahun, Keiko belum terpikir untuk menjalin hubungan serius dengan seorang pria manapun. Keiko berharap suatu hari nanti ia akan bertemu dengan Akira dan mewujudkan cinta terpendamnya.

Suatu hari, apartemen Keiko yang juga dihuni suami istri Osawa, Keiko, dan kakak beradik Sato Haruka - Sato Tomoyuki, kedatangan penghuni baru, seorang pria bernama Nishimura Kazuto, yang menempati apartemen 201. Kazuto kembali ke Tokyo, setelah 10 tahun menetap di New York, Amerika Serikat, bersama kedua orang tuanya. Kepulangan Kazuto ke Tokyo karena ingin melepaskan diri dari kenangannya terhadap gadis yang dicintainya, yang menikah dengan sahabatnya sendiri.

Hubungan yang akrab antar sesama penghuni apartemen menular kepada Kazuto, yang awalnya tidak ingin terlalu direpotkan dengan kehidupan bertetangga. Bahkan dengan Keiko, pria tampan yang sewaktu tinggal di New York berprofesi sebagai fotografer profesional ini, merasakan kehidupan yang menyenangkan. Keiko sendiri merasa bahwa Kazuto, teman yang bisa diandalkan, meski sempat kesal karena Kazuto mengira ia adalah Naomi, saudara kembar Keiko, seorang model terkenal Jepang, yang mengembangkan karirnya di Amerika Serikat.

Seperti novel bertema percintaan lainnya, bisa ditebak, setelah sebulan menjalin kebersamaan, ada perasaan baru di hati Kazuto dan Keiko. Bahkan Kazuto berencana mengungkapkan perasaannya kepada Keiko, sepulangnya dari bermalam tahun baru di Kyoto, tempat tinggal orang tua Keiko. Namun sayang, Kazuto yang mengalami gegar otak akibat dikeroyok sejumlah preman, lupa akan segala hal yang terjadi selama ia tinggal di Tokyo. Ia bahkan tidak ingat kalau dirinya telah menetap di salah satu apartemen dan mempunyai tetangga yang peduli terhadap dirinya. Yah, suami istri Osawa, Sato Haruka, Sato Tomoyuki dan Keiko, sangat mencemaskan diri Kazuto, yang tidak pernah kembali ke apartemennya, 201, setelah ia mengantarkan Keiko ke stasiun kereta api.

Kazuto pun lupa akan perasaannya terhadap Keiko, apalagi setelah ia tahu bahwa Keiko telah bertemu dengan cinta pertamanya, Kitano Akira, yang telah menjadi seorang dokter dan teman sekelas Kazuto di masa SMP. Kedatangan Iwamoto Yuri, gadis yang dicintai Kazuto, juga membenamkan perasaan Keiko kepada Kazuto. Apalagi kedatangan Yuri ke Tokyo, tidak hanya sekedar urusan pekerjaan tetapi juga meminta Kazuto kembali ke New York, bersamanya.

Di novel ketiganya ini, Ilana Tan semakin piawai membentuk karakter tokoh-tokoh utamanya. Jika dalam dua novel sebelumnya, dipertengahan cerita sudah bisa ditebak alur cerita selanjutnya, di Winter in Tokyo, Ilana mampu mengiring pembacanya untuk membaca tulisannya hingga akhir cerita yang tak terduga. Penuturan tentang lokasi cerita juga menarik, sehingga pembaca setidaknya bisa mengetahui denyut kehidupan masyarakat di Tokyo.

Autumn In Paris



Kisah cinta tidak akan selalu indah seperti yang kita bayangkan.
Terkadang cinta akan dipaksa untuk gugur di saat sedang bermekaran.
Bagaimana masa lalu yang pahit dapat menghancurkan cinta? Dapatkah masa
lalu diubah?Seorang Tara Dupont, wanita blasteran
Indonesia-Perancis yang sangat menyukai musim gugur di Paris merasa
telah memiliki segalanya dalam hidup. Ia hidup di Paris bersama ayahnya
dan bekerja sebagai seorang penyiar di stasiun radio yang cukup
terkenal. Ia juga mempunyai seorang kakak angkat berkebangsaan Perancis
yang ia pikir adalah cintanya.Sampai akhirnya ia bertemu dengan
Tatsuya Fujisawa, seorang arsitek yang sedang bekerja di Paris, teman
dari kakak angkat Tara. Tatsuya adalah seorang lelaki Jepang yang
membenci musim gugur di Paris, namun pertemuannya dengan Tara mengubah
pendiriannya tentang musim gugur di Paris. Ia menyukai musim gugur di
Paris karena Tara.Awalnya, mereka bertemu secara tidak
disengaja. Ternyata, Tatsuya adalah teman dari kakak angkat Tara.
Merekapun menjadi semakin dekat dan cocok tanpa disangka-sangka.Masa-masa
indah mereka lalui bersama, berjalan-jalan ke tempat-tempat indah di
Paris, melihat pemandangan kota Paris yang romantis. Namun sayangnya,
kekejaman takdir kehidupan membuat mereka berada dalam suatu dilemma.
Masa lalu mereka yang tidak dapat diubah, menghancurkan cinta mereka.Tara maupun Tatsuya sama sekali tidak menyadari benang yang
menghubungkan mereka dengan masa lalu, adanya rahasia yang
menghancurkan segala harapan, perasaan, dan keyakinan. Ketika kebenaran
terungkap, tersingkap pula arti putus asa… arti tak berdaya… Kenyataan
juga begitu menyakitkan hingga mendorong salah satu dari mereka ingin
mengakhiri hidup….Sebuah
kejadian telah membuka tirai masa lalu... Tatsuya harus menjauhkan diri
dari Tara, walaupun ia merasa itu sangat sulit. Kenyataan yang pahit
telah membuatnya bimbang. Sampai akhirnya Tara juga mengetahui
kenyataan pahit tersebut... dan cinta mereka berada di dalam cobaan
yang berat... Jalan yang buntu.Buku ini merupakan salah satu
buku yang patut untuk dibaca. Ceritanya memang menyedihkan dan
mengharukan, namun tidak cengeng. Romantisme juga terasa sekali di
dalam novel ini. Seperti saat Tatsuya menuliskan perasaan di dalam
surat dan mengirimkannya ke radio.Ilana Tan mengemas cerita ini
dengan sangat menarik. Jalan ceritanyapun tidak mudah ditebak. Banyak
juga pengetahuan mengenai kota Paris, yang mungkin akan berguna bagi
kita. Juga ada banyak kata-kata dalam bahasa Perancis yang dapat kita
pelajari.Ilana juga melukiskan pemandangan kota Paris dengan
kalimat yang indah, membuat kita menjadi penasaran dengan kota Paris
dan ikut membayangkannya.Cerita ini ditutup dengan sebuah kalimat sederhana yang mengandung arti yang ''dalam'':Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu...

Summer In Seoul



Jung Tae-Woo seorang penyanyi muda yang terkenal di Korea Selatan. Setelah empat tahun menghindari showbiz, ia kembali muncul untuk meramaikan dunia entertainment. Sambutan penggemar tetap antusias seperti dulu. Namun, media massa malah menggosipkan dirinya gay karena tidak pernah terlihat bersama seorang wanita. Untuk membantah gosip tersebut manajernya menyusun ide untuk membuat Tae-woo terfoto bersama wanita dalam kencan rahasia. Pertanyaannya adalah, siapa wanita yang mampu memerankan gadis misterius Tae-woo? Sandy a.k.a Han Soon-hee gadis blasteran Indonesia-Korea kebal sama sekali dengan pesona Tae-woo sebagai seorang penyanyi yang begitu dikagumi banyak orang. Secara kebetulan, ia bertemu Tae-woo karena handphone mereka tertukar. Kemudian, terfoto oleh paparazzi dan timbul gosip baru bahwa dia pacar Tae-woo. Pekerjaan Sandy di butik membuatnya harus bertemu dengan Tae-woo. Tanpa basa-basi, Tae-woo memintanya untuk berperan sebagai kekasih rahasia di foto. Dengan mudahnya Sandy setuju asalkan wajahnya tidak kelihatan. Seharusnya Tae-woo curiga karena Sandy cepat menyetujui permintannya. Padahal masa lalu mereka berdua berkaitan erat. Judulnya Summer in Seoul. Wah… tumben nih ada novel Indonesia yang cerita tentang Korea Selatan. Mengambil setting di Korea Selatan, tempat gelombang Korean wave berasal cukup bikin saya berimajinasi tentang Korean drama. Jarang sekali saya menemukan penulis yang mengarang cerita seperti ini. Menciptakan berlatar negeri Ginseng yang bertemakan cinta seperti Summer in Seoul. Tanpa pikir panjang seperti biasanya, saya langsung memesannya di BukuKita.com. Jadi penasaran, Sandy yang blasteran Indo-korea seperti apa? Keseluruhan, ide ceritanya bagus. Tapi mudah ditebak. Dari konflik yang ada kurang seru menurut saya. Karena baca novel ini rasanya sama seperti menonton Korean drama. Tidak berbeda jauh. Tapi jalinan kisah antara Tae-woo dan Sandy diceritakan dengan halus dan menarik. Awalnya saya sempat mengira Sandy suka sama Hyun-shik manajer Tae-woo tapi ternyata ternyata tidak. Lalu ada konflik antara Sandy sama mantannya si Lee Jeong-Su dan pacar barunya di masa lalu, namun masih tepercik secuil ke permukaan. Lalu sikap Tae-woo yang super romantis dengan merayakan ulang tahun Sandy sambil menyalakan kembang api dsb. Whuuiiih… benar-benar tipikal korean drama. Ilana Tan belum berhasil melepas image plot cerita yang sering digunakan dalam Korean Drama, konflik yang kurang kuat, saya merasa novel ini lebih cocok masuk jajaran teenlit dari pada metropop. Untuk itu saya hanya bisa memberikan 2 bintang saja untuk novel ini.

Rabu, 14 Juli 2010

Why Man Can't Listen and Why Woman Can't Read Maps

Mengungkap Perbedaan Pikiran Pria dan Wanita Agar Sukses Membina Hubungan

Dalam buku yang mudah dibaca, penuh humor, dan praktis ini, pasangan pakar internasional tentang hubungan, Allan dan Barbara Pease, memaparkan temuan-temuan baru tentang otak dan mengajarkan kepada kita bagaimana membina hubungan yang lebih menyenangkan dan lebih harmonis dengan lawan jenis.

Buku ini mengungkap tentang:
• bagaimana sebuah peta hampir mengakibatkan perceraian
• mengapa pria tidak mampu melakukan beberapa hal sekaligus
• mengapa wanita banyak bicara sedangkan pria tidak
• mengapa pria senang gambar erotis sedangkan wanita tidak
• mengapa wanita senang curhat
• mengapa pria senang menawarkan solusi tapi membenci nasehat
• mengapa wanita geram dengan bisunya pria
• mengapa wanita benci memarkir mundur mobilnya
• mengapa pria senang mengganti saluran TV
• mengapa wanita berbicara dengan perasaan sedangkan pria berbicara apa adanya
• mengapa wanita menghargai hubungan sedangkan pria menghargai pekerjaan
• mengapa pria jatuh cinta sedangkan wanita memutuskan
dan masih banyak lagi...

Jumat, 09 Juli 2010

Padang Bulan dan Cinta di dalam Gelas





PADANG BULAN menceritakan Enong yang bertekad untuk belajar bahasa Inggris dengan ikut kursus di Tanjong Pandan. Enong tahu, umurnya akan menjadi tantangan paling besar karena dia harus bersaing dengan anak-anak muda.

Sementara itu, Ikal terpukul oleh penolakan ayahnya. Cintanya kepada A Ling sudah bulat, namun ternyata ayahnya menolak mentah-mentah. Sementara, A Ling juga entah di mana. Akibatnya, Ikal merasa otaknya sedikit terganggu dan memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Jakarta, menjadi pegawai berseragam yang memiliki uang pensiun seperti yang diinginkan ayah dan ibunya.

Tepat sebelum nakhoda kapal mengangkat sauh, Ikal berubah pikiran. Ada yang belum tuntas ia selesaikan. Ia harus kalahkan Zinar dalam tanding catur!

CINTA DI DALAM GELAS bertutur tentang tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti. Maryamah, yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama dua tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya. Namun, lebih dari itu, jenis kelamin Maryamah menjadi tantangan berat untuk bisa mencebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini.

Bagi penonton yang pro maupun kontra, usaha Maryamah jelas sebuah suguhan yang sangat menarik. Begitu pulakah dengan Maryamah?