__M.Anis Matta__
Kalimat syahadat dimulai dengan kalimat negasi, pemisahan semua ilah, lalu disusul dengan pengakuan bahwa hanya Allah ilah satu-satunya. Mari kita membahas masalah ini dari perspektif musuh orang-orang beriman, yakni setan. Sengaja perspektif ini diambil sebagai awalan, karena kita yakin bahwa kita semua adalah hamba-hamba yang baik. Dan hamba-hamba yang baik selalu mengedepankan pemikirian yang baik, dan sesekali, kita harus mengetahui cara pandang setan untuk tetap menjaga kebaikan tersebut.
Tapi ternyata dalam kehidupan, logika kadang-kadang tidak berjalan lurus. Selalu saja ada orang-orang yang kita pikir mereka adalah orang-orang yang baik, tapi ternyata berpikiran dan berperilaku seperti setan.
Adalah suatu kaidah dalam Islam, karena Allah menciptakan surga dan neraka, berarti Allah memang telah menyiapkan para penghuninya. Dan itu artinya, kita tidak akan masuk surga semuanya. Pernah ada seseorang yang bertanya, “Kalau begitu Allah tidak menginginkan semua orang menjadi baik? Dan kalau begitu Allah tidak menginginkan semua orang masuk surga?”
Kenyataannya, memang iya. Karena, jika Allah mau, maka Allah akan memberikan petunjuk pada semua manusia. Allah akan mencabut syahwat dalam diri kita dan Allah akan mematikan setan di luar diri kita. Perkara selesai sudah. Tapi skenario kehidupan yang kita lalui tidaklah demikian. Di ujung kehidupan, ada surga dan neraka yang siap menanti dan menyambut kita di kemudian hari. Sedangkan di awal perjalanan, ada setan dan syahwat yang selalu menggoda. Dan di samping kanan kiri kita, ada malaikat yang bertugas mencatat seluruh perbuatan dan desir hati. Agar para malaikat ini netral, maka para malaikat tidak dilengkapi dengan syahwat. Maka, dengan demikian dimulailah panggung kehidupan manusia. Manusia melawan syahwat dan setan dalam waktu yang bersamaan.
Allah memang menurunkan pembantu-pembantu untuk menolong manusia. Tapi pertolonganNya tidak menyeluruh. Allah mengutus Rasaul dan nabi-nabi sebagai pembantu Allah untuk menolong umat manusia memenangkan pertarungannya melawan syahwat dan setan dalam kehidupannya. Allah menurunkan kitab suci sebagai panduan dan pegangan. Tapi tetap, Allah tidak mematikan setan. Allah memberi kita akal. Tapi tetap, setan tidak dimatikan.
Allah hanya memberikan kita, manusia ini, dengan perlengkapan tempur dan peralatan perang. Bagaimana cara dan strategi kita bertempur dan berperang, seluruhnya dikembalikan pada manusia itu sendiri. Musuhnya dijelaskan, hasil dari pertarungan juga telah digambarkan. Yang kalah masuk neraka, dan yang menang dijamiin surga.
Dan inilah kaidahnya, surga itu tidak diberikan secara cuma-cuma pada manusia. Ada harga yang harus kita bayar. Karena itu Allah menyatakan, “Apakah kalian menduga kalian akan masuk surga dengan ringan. Padahal Allah belum tahu siapa di antara kalian yang berjihad, dan di antara kalian yang bersabar di antara mereka yang berjihad.”
Jika kaidah ini sudah dipahami dan kita yakini, maka level selanjutnya adalah, bagaimana kita menyiapkan diri kita untuk melakukan pertempuran.
Ada kondisi lain yang semakin membuat pertempuran ini semakin seru. Keimanan diciptakan oleh Allah di dalam hati. Dan sifat hati, selalu berubah-ubah, tidak pernah permanen. Betapapun tinggi iman seseorang, maka imannya tidak pernah selalu bersifat permanen. Bisa jadi seseorang merencanakan korupsi saat ia sedang berthawaf keliling Ka’bah. Dan bisa jadi seseorang merencanakan pertobatannya saat ia sedang dalam pelukan seorang perempuan. Bahwa ini adalah perzinaan yang terakhir yang akan ia lakukan. Jadi, selamanya tidak ada jaminan kondisi hati dalam posisi permanen.
Aturan dalam agama tidak menghilangkan kekuatan-kekuatan jahat dalam hati manusia. Tapi, aturan dalam agama meminimalisirnya dan pada saat yang bersamaan memperbesar semangat berbuat baik dalam diri kita menjadi pemenang. Karena itu, dosa adalah sebuah keniscayaan. Dan karena dosa adalah suatu keniscayaan, Allah menyiapkan bagi manusia jalan untuk kembali yang bernama tobat.
Kalau kita memahami rintangan ini dengan baik, maka yang harus kita cari tahu selanjutnya adalah cara melewati rintangan-rintangan .
Allah menciptakan receiver di dalam diri kita untuk menerima godaan setan, bernama syahwat. Perangkat ini telah disiapkan sejak kita lahir ke dunia. Dan di luar diri kita, ada setan yang selalu siap mengirimkan sinyal-sinyal negatifnya. Inilah inti persoalan utama. Yang perlu kita tahu adalah, bagaimana cara kerja setan mengelola syahwat yang ada di dalam diri kita. Ada tujuh cara setan dalam mempengaruhi manusia. Dan setelah mengetahui tujuh cara ini, cari tahu, kita berada di kelas berapa?
Cara pertama, setan selalu mengajak manusia untuk menjadi syirik atau kufur. Di dunia ini jumlah penduduk bumi hampir enam miliar, jumlah muslim sekitar 1,3 miliar jiwa. Artinya, sisanya ada 4,7 miliar manusia yang nukan muslim. Ini juga menjelaskan, bahwa penduduk neraka itu memang lebih banyak dari penduduk surga. Dari jumlah muslim yang ada, masih ada yang terus tertarik untuk menjadi penduduk neraka.
Kalau kita lolos dari jebakan yang pertama, setan telah menyiapkan jebakan yang kedua untuk orang-orang muslim. Nama cara kedua ini adalah, bid’ah. Rasulullah telah mengatakan, seluruh kegiatan bid’ah adalah sesat, dan kesesatan akan masuk neraka. Apa maksudnya bid’ah? Bid’ah adalah melaksanakan ibadah dalam agama tanpa pengetahuan. Inilah inti bid’ah, beragama tanpa ilmu pengetahuan. Mereka menambah apa yang tak perlu ditambah dan mengurangi apa yang seharusnya tidak boleh berkurang. Itulah yang terjadi dalam bid’ah. Inilah kejahatan terbesar setelah syirik. Bid’ah adalah dosa yang lebih besar dari dosa-dosa lainnya.
Karena bid’ah, semua amalan yang kita lakukan menjadi batal. Dan bid’ah ini berpotensi merusak agama itu sendiri. Karenanya, pelaku bid’ah itu tidak saja akan merusak dirinya, tapi juga akan merusak orang lain. Coba hitung, berapa banyak aliran-aliran sesat dalam tubuh umat Islam? Semuanya berakar pada kegiatan bid’ah. Maka, angka 1,3 miliar jumlah muslim berkurang lagi setelah dihantam gelombang bid’ah. Jangan-jangan, jumlahnya sudah habis.
Berapa banyak bid’ah yang terjadi saat kita menghadapi kelahiran? Berapa banyak bid’ah yang terjadi saat kita menangani kematian? Dan berapa banyak bid’ah lagi yang kita lakukan saat di antaranya, dalam kehidupan?
Kalau kita mendapatkan iman, kita akan lolos dari jebakan setan yang pertama. Lalu kita berilmu, maka kita juga akan lolos dari jebakan setan yang kedua. Tapi setan sudah menyiapkan jebakan yang ketiga. Dan itu bernama dosa-dosa besar.
Ibnul Qayyim mengatakan tentang asal-usul dosa-dosa besar. Yang pertama disebut dengan Dosa Binatang Ternak. Mari kita perhatikan perilaku binatang ternak seperti ayam, kambing, juga sapi dan kuda. Apa dosa mereka, apa kerja mereka setiap hari? Setiap hari kerja mereka dari makan ke pelampiasan syahwat. Makan, kawin. Dan begitu seterusnya. Ibnul Qayyim mengatakan, sebagian besar manusia terjebak dalam dosa yang satu ini. Makanan dan seksual.
Asal-usul dosa besar yang kedua adalah, Dosa Binatang Buas. Apa yang dilakukan para binatang buas di dalam hutan? Mereka membunuh, mengintimidasi, merampas, dan melakukan kekerasan. Dosa seperti ini tidak banyak pelakunya, karena para pelaku dosa ini harus dilengkapi perangkat khusus yang tidak dimiliki semua orang, yakni kekuasaan dan kekuatan, kemauan, dan keberanian.
Urutan yang ketiga adalah, Dosa Setan. Menipu, memperdaya, memanipulasi. Pekerjaannya membuat makar. Dan dosa yang satu ini pelakunya membutuhkan kecerdasan di atas rata-rata. Yang biasa melakukan dosa ini adalah para politisi, intelijen, pedagang, para perekayasa kejadian dan yang sejenisnya.
Urutan keempat adalah asal-usul dosa yang paling tinggi. Namanya adalah Dosa Kekuasaan. Para pelakunya suka memperhamba manusia lain dan senang dituhankan.
Tapi Ibnu Qayyim mengatakan, jika seseorang sukses melakukan dosa yang pertama, biasanya dia akan terdorong untuk melakukan dosa yang kedua. Misalnya, ketika dia meminum khamar, ia mabuk, lalu berzina. Lalu mengamuk, lalu membunuh. Setelah membunuh dia dipenjara. Dan di penjara muncul perasaan sombongnya. Semakin di penjara sebagai pembunuh semakin terhormat statusnya. Dan begitu ia keluar dari penjara, ia makin canggih perbendaharaan cara membunuh. Lalu setelah ia banyak membunuh, ia akan dianggap memiliki kekuasaan. Ia mulai mengumpulkan pasukan, dan lama-lama ia menjadi Godfather. Dan setelah ia menjadi Godfather ia akan bekerja dengan lebih banyak menggunakan akal. Makin tua, ia makin cerdas. Dan semakin lama, ia memiliki kekuasaan yang besar dan menjadi raja. Dia bisa membeli gubernur, dia bisa membeli menteri, dia bisa membeli presiden. Dan seperti Fir’aun yang berkata, “Akulah Tuhan yang tertinggi.” Begitulah tabiat dosa. Ia selalu berusaha mengajak kita mengunjungi saudara-saudaranya yang lain.
Inilah dosa-dosa besar. Membunuh adalah dosa besar. Mencuri adalah dosa besar. Tapi di dalam Al-Qur’an perincian paling detail tentang dosa besar ada pada dosa perzinaan. Kenapa? Karena perzinaan adalah dosa basic. Pembunuhan pertama yang terjadi dalam sejarah manusia adalah karena perempuan. Pembunuhan atas nama cinta yang terjadi pada Qabil dan Habil.
Rasulullah suatu kali bersabda, tidak ada fitnah yang beliau khawatirkan sepeninggal beliau seperti fitnah tentang perempuan. Ada sebuah buku tentang selingkuh yang bukan ditulis oleh seorang psikolog, tapi justru ditulis oleh seorang detektif swasta. Dari ribuan kasus yang ia tangani, sang detektif mengatakan, terlalu banyak mitos yang harus dipatahkan tentang selingkuh.
Salah satu mitosnya adalah, kalau suami selingkuh, berarti ada sesuatu yang salah yang sedang terjadi di rumah. Misalnya istrinya kurang cantik dan lain sebagainya. Ini menurutnya adalah mitos. Sebagian besar kasus selingkuh yang ia tangani dilaporkan oleh para istri yang berpenampilan cantik dan menawan. Mereka melaporkan perselingkuhan suaminya, dan setelah diteliti teman selingkuh sang suami ternyata lebih jelek dibanding dengan istri mereka. Dan ternyata setelah diteliti, alasannya sangat sederhana. Sensasi perbedaan!
Salah satu pekerjaan setan yang utama adalah, membuat dosa tampak sangat logis di depan para pelakunya. Tampak indah dan sangat manusiawi. Setiap kali seseorang melakukan dosa, selalu ada pembenaran yang mendahuluinya. Inilah pekerjaan setan terhadap kita. Karena itu, ketika seseorang kedapatan selingkuh, ia pasti membela diri dan cenderung melemparkan kesalahan pada pasangannya.
Tidak ada dosa yang harus dihalangi sejak awal, seperti dosa perzinaan. Jangan dekati perzinaan. Semua proses yang mengantarkan kita untuk mendekati pada dosa ini, harus selalu dihalangi. Perempuan diperintahkan untuk memakai jilbab. Laki-laki diminta untuk menundukkan pandangan dan menjaga syahwat. Adat bertamu diatur. Anak-anak berumur lebih dari 10 tahun, sudah harus mulai dipisah saat tidur dari orang tua. Islam sangat berbeda menangani dosa perzinaan, sangat berbeda dengan misalnya dosa pembunuhan.
Ada orang yang imannya cukup kuat untuk bertahan di depan dosa-dosa besar. Dia tidak membunuh, bukan karena dia tidak punya kekuasaan tapi karena faktor iman. Dia tidak berzina bukan karena dia tidak memiliki kesempatan, tapi karena faktor iman. Dan lain sebagainya. Untuk orang-orang yang seperti ini, mereka lolos karena memiliki ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT. Tapi setan juga telah menyiapkan jebakan dan tidak pernah putus asa.
Sudah ada jebakan keempat yang telah disiapkan, namanya ‘Dosa-dosa Kecil’. Setan memperbanyak dosa-dosa kecil. Dia memang tidak berzina, tapi melihat sedikit boleh lah. Dia tidak mencuri, tapi mencicipi sedikit tak masalah. Dia tidak menipu, tapi tidak jujur tak jadi soal. Sepanjang hari, kita memang banyak melakukan kebaikan, tapi di saat yang sama kita juga secara terus-menerus melakukan dosa-dosa kecil.
Sebenarnya, Allah sudah menyiapkan mekanisme pembersihan dosa-dosa kecil. Seperti wudhu di antara waktu shalat. Berjalan ke masjid, setiap langkahnya menggugurkan dosa. Dan lain sebagainya. Tapi persoalannya adalah, ide besar memperbanyak dosa-doa kecil ini adalah membunuh imunitas kita terhadap perasaan berdosa. Kalau dia tidak melakukan dosa besar, dosa kecil yang ditumpuk terus-menerus akan menjadi gunung dosa yang besar.
Dan dosa kecil, bisa juga menjelma menjadi dosa besar. Dosa kecil bisa menjadi besar jika dilakukan secara terang-terangan. Ketika kita melakukan dosa ini, kita tidak saja melakukan dosa kecil, tepi kita juga sudah hilang rasa malu. Dia merasa aman membeberkan dosanya. Ini akan menyulap dosa kecil menjadi dosa besar. Dia merasa aman dengan dosa kecil yang terjadi di pagi hari. Jangan ceritakan dosa di malam hari yang kita lakukan, pada pagi hari. Aib yang ditutup Allah, jangan dibuka sendiri. Penumpukan dosa kecil, itulah yang diinginkan oleh setan.
Meski begitu, ada sekelompok manusia yang memiliki sikap wara yang sangat tinggi. Sensitivitasnya atas dosa sangat tinggi, betapapun kecil jenis dosanya. Dan untuk seperti ini, setan telah menyiapkan tahapan selanjutnya. Memperbanyak perbuatan mubah. Misalnya, setan memperbanyak perasaan dan nafsu makan. Kekenyangan, tidur dan tidak terbangun untuk shalat malam. Shubuh telat.
Setan memperbanyak perbuatan mubah, yang dampaknya mengganggu ibadah baik yang sunnah maupun yang wajibnya. Tidur yang banyak. Seharusnya, seorang muslim menggunakan rasio waktu adalah 1 unit waktu sama dengan 1 unit amal. Kalau kita melakukan yang mubah, berarti ada 1 unit waktu yang tidak ada pahalanya. Misalnya kita tidur dalam waktu delapan jam, maka delapan jam itu tidak ada pahala yang kita catat dan kita perbuat. Sisa waktu dalam sehari tinggal 16 jam, empat jam untuk dosa kecil, empat jam untuk dosa besar. Dan habislah hidup kita.
Inilah konsep setan memanipulasi hidup manusia. Mubah, memang kita tidak melakukan dosa. Tapi juga tidak mencetak pahala. Tapi lama-lama, jika dibiarkan ini akan mengganggu yang lain. Karena itu dalam kehidupan para sahabat kita menemukan cerita-cerita yang luar biasa. Mereka tidur sedikit, mereka makan sedikit, mereka menggunakan semua waktu untuk melakukan ibadah dan mencetak pahala. Di mana letak posisi kita?
Kita harus merancang kehidupan kita berputar di antara wajib dan sunnah. Bahkan kita harus mengubah sesuatu yang bermuatan mubah menjadi pahala. Misalnya tidur, kita niatkan sebagai salah satu ibadah. Baca Al-Qur’an, lalu ketiduran. Zikir, lalu ketiduran. Muhasabah, lalu ketiduran. Jangan tidur dalam keadaan berdosa.
Tapi ketika ada orang yang mampu mengubah yang mubah menjadi berpahala, setan tidak menyerah. Untuk orang-orang seperti ini, setan telah menyiapkan jebakan pengurangan, jebakan yang kelima. Dalam Islam, dalam setiap satuan waktu ada waktu-waktu tertentu yang menjadi puncak nilai pahala. Misalnya antara adzan dan iqamat, itu adalah prime time untuk melakukan ibadah, karena nilainya tinggi. Kalau kita berbincang dan ngobrol pada saat itu, kita telah menyia-nyiakan waktu. Setan membujuk kita untuk mengurangi pahala. Ketika seharusnya kita mendapat pahala 10, karena ngobrol kita hanya dapat pahala 5. Setan begitu gigih untuk terus menerus berada di sekitar manusia, apapun jenisnya. Jangan sampai angkanya sempurna. Tidak ada yang lepas dari jangkauan setan. Dibuat untuk berdosa, sudah tidak bisa. Didorong untuk melakukan perbuatan mubah, pun susah. Maka dibuat kurang pahalanya.
Misalnya, perbuatan apa yang paling dianjurkan antara isya dan shubuh. Yang paling baik adalah, tidur cepat, lalu bangun cepat untuk qiyamul lail. Tapi setan memberikan kita banyak pekerjaan. Ide-ide didatangkan. Pikiran dilancarkan, seolah-olah ilham. Membuat kita tidur larut malam, lalu lupa shalat malam. Tidak ada stu kebaikan yang tidak disertai campur tangan setan.
Tapi ada juga orang yang sampai pada kelas kesempurnaan. Inilah jebakan yang sudah disiapkan setan pada urutan keenam. Setan terus merekayasa pada kelas ini. Biasanya yang sampai pada kelas ini adalah para nabi.
Dan jika sudah pada kelas ini, pada tahap selanjutnya setan akan menyerang langsung secara fisik. Setan menggerakkan tentaranya menciptakan perasaan benci pada sosok yang satu ini.
Coba perhatikan, makin beriman seseorang, maka makin ia dibenci oleh manusia lainnya. Bukan karena ia jelek, justru karena ia baik. Makin kita anti korupsi makin kita dibenci oleh orang lain. Dan bukan para koruptor saja yang membenci, tapi pedagang juga tidak suka pada kita. Karena kita tidak bisa diajak cincai dalam setiap deal-deal yang dijalankan. Setan memobilisasi kebencian dalam tahap ini. Pertempuran dengan setan, ada di semua lini peperangan.
Sekarang pertanyaannya adalah, ada di kelas berapa kita menghadapi setan? Ada yang grafiknya terus meningkat. Tapi ada yang naik turun. Tapi yang penting adalah, menentukan finishnya. Semoga kita mampu mengakhiri cerita hidup kita dengan garis grafik yang paling tinggi di garis finish.
Ada beberapa hal yang membuat kita stabil dalam berbagai kondisi adalah ilmu. Karenanya, penambahan ilmu harus terus-menerus kita lakukan dalam hidup ini. Termasuk di antaranya pengetahuan tentang diri kita dan pengetahuan tentang setan. Kedua, faktor lingkungan juga mempengaruhi stabilitas kita. Biasakanlah berada di dalam lingkungan orang-orang yang lebih saleh di antara kita. Selanjutnya, lakukan terus-menerus usaha untuk mengontrol gerakan hati dan motif. Niat kita selalu berubah-ubah, karena itu harus dikontrol. Jangan mudah terpengaruh dengan komentar orang lain tentang kita. Setelah itu, kita harus terus-menerus melakukan zikrul maut, mengingat kematian. Tidak ada yang paling kuat menahan kita berbuat kejahatan, kecuali ingatan kita pada kematian.
Tergoda adalah sifat manusiawi yang selalu dihadapi manusia. Tapi kita menghadapi ketergodaan yang harus menjadi perhatian kita. Bagaimana sikap kita mengahdapi ketergodaan yang datang. Waktu kita tergoda, yang harus kita tahu adalah apa respon kita atas godaan. Ketahuilah pusat kelemahan kita ada di mana. Temukan pusat kelemahan kita, dan setelah menemukan pusat kelemahan itu, maka kontrollah kondisinya.
Yang lemah pada godaan perempuan, jangan pernah jalan sendiri. Selalu dalam jamaah dan kelompok, karena itulah salah satu cara kontrolnya. Gunakan orang lain untuk mengontrol diri kita. Begitu seterusnya sikap kita, pada harta, pada tahta, atau pada kategori godaan yang lainnya.
Insya Allah dengan beberapa hal tersebut kita akan mampu berada pada posisi stabil dalam kebaikan.
wallaahua'lam bishshawwab. .
Kamis, 22 Juli 2010
Rabu, 21 Juli 2010
SR dilecehkan (...???)
Dikejar deadline sama K'Adit...harus menyelesaikan cerita yang bertajuk tentang SR yang DILECEHKAN...
hm... ada yang mw komen...???
Oke deh, k=lanjut ajah dulu...
SR yang dilecehkan... Hm... saya rasa semua SR pasti pernah mengalaminya, baik disengaja maupun nggak (eh, salah... baik nyadar atopun nggak nyadar...). Yah... beginilah resiko jadi SR yang mau nggak mau harus diterima dan ditanggung. Bayangkan, mengurus sejumlah anak orang yang memiliki karakter dan perangai yang berbeda2... Ada yang nurut2 aja, ada juga yang keliatannya diem tapi sebenernya rame abiz, ada juga yang rame, padahal dalamnya merana n murung abiz... dan yang paling nggak banget adalah klo ada anak yang nyolot bgt... Tapi, bagi SR yang adik lorongny dibilang nyolot sama SR lain, pasti dibelain... Ya, bagaimanapun mereka yang nyolot itu adalah adik lorongnya, yang sudah menjadi tanggung jawabnya, dan harus dibelanya sampai darah penghabisan. (Busyet dah, lebay bgt noh...)Walau, dia sendiri kadang2 sakit hati sendiri karena dia pun dilecehkan (hahahhaha... menertawakan orang lain apa diri sendiri neh...???!!!). Tapi, urusan dalam rumah tangga, biarlah menjadi urusan internal, yang merasa orang luar tidak boleh tau...
Pengalaman yang pernah saya rasakan (lebih tepat yang pernah saya dengar, dan ini dirasaan oleh SR lain yang dilecehkan oleh para penghuni asrama) adalah ketika sedang jaga malam. Kondisinya saat itu, SR masih ditugaskn untuk jaga malam, dan menghukum adik2 yang pulang telat melebihi jam malam yang telah ditentukan, yaitu jam 9 malam (untuk putri). Ketika itu sedang ada event yang diadakan oleh kelembagaan (klo nggak salah Genus 'Gebyar Nusantara'). Nah... jumlah pelanggar melebihi banyaknya jumlah SR yang berjaga saat itu... Kewalaanlah tuh akhirnya para SR... Nah lho...
Dan yang terjadi saat itu benar2 sangat crowded. Para SR menyuruh anak2 yang telat untuk berbaris berdasarkan gedungnya masing-masing dan akan didata dan untuk kemudian akan diberi sanksi. Tapi, apa yang terjadi...??? Saking crowded-nya, ada anak-anak yang melariakan diri, dan dalam keadaan seperti itu para SR kebingungan. Ada juga sampai yang dikejar2, tapi hanya beberapa saja yang berhasil tertangkap (klo belum bisa bayangin, kalian pernah lihat berita petugas tartib mngejar2 para waria di jalan2 kan...??? nah... kurang lebihnya, seperti tiulah kondisi yang berlangsung...)
Nah, disisi lain.. Anak2 yang patuh dan mengikuti aturan (maksudnya yang nurut untuk dibariskan dan bersedia untuk mendapatkan hukuman protes, nggak setuju, dan merasa SR nggak adil dan mereka merasa dianiaya (apa coba...???)
Ya, dan akhirnya peraseteruan itupun terjadi (nggak nyampe gontok2an sih...), tapi lumayan bikin suasana jadi panas, dan malam yang dingin itupun ternyata tidak dapat mendinginkan hati-hati yang panas, yang gondok, marah, BT, kesel, merasa terdzolimi, dan perasaan lain yang intinya dirugikan...
Untungnya, SR ynag menghadapi anak2 seperti itu adalah Ochie yang pembawaannya cool(ehe), tenang, dan berusaha untuk menengkan. Nggak kebayang klo yang menghadapi saya, akan terjadi perseteruan seru dan sengit antara kubu SR dan kubu anak2 yang telat pualang (hehehe... scara, saya agak sensi dan langsung esmosi klo dihadapakan dengan situasi yg bgtu...)
Tapi, akhirnya derita malam itu terselesaikan juga, dengan berbagai hasil. Ada yang memuaskan untuk sebagian orang, tapi ada juga yang menyimpan sakitnya dalam hati...
Nah... ceritanya nggak nyampe situ... Berita itu nyampe nyebar ke koran kampus... (mendadak jadi artis gitu... hahahahha...). Emang begitu adanya berita, tak pula juga untuk ditambah2kan biar agak dramatisir gitu...
Tapi, semuanya sekarang sudah selesai dan berlalu, dan yasudahlah, toh kita2 juga udah maafin mereka... ^^ (baik hati bgt...)
Nah... klo sekarang mw cerita tentang ortu yang nyolot... bukan hanya SR yang dilecehkan, tapi lebih tepatnya ASsrama secara keseluruhan... Begini ceritanya...
Pada sustu hari, hiduplah seorang ibu2... (lho...???). Oke, sekarang serius yah...
Hm... ceritanya wajtu OH angkatan 47. Saya ditempatkan di LIN (Layanan Informasi)Pusat. Nah, disinilah tempat orang tua berkumouk untuk menanyakan dimana anak2 mereka, gedung A2 itu yg mana ya mba...?, klo ini gimana ya mba...??? klo yang itu gimana...??? dll dah...
Waktu itu hari pertama...lagi rame2nya...dan SR2 yang ada di situ juga lagi pad ngurusin perizinan pulang anak2 yang belum pada bawa barang... Waktu itu tuh ada ibu2 yang nyolot abiz (terlalu lebay ga sih bahasanya pake kata nyolot...???ya pokonya gitu deh...). Ibu2 itu bilang gini:
"Mba, ko asramanya nggak ready gitu sih...??? Vebtilasinya nggak ada kasanya, trus tempat tidurnya goyang, kursinya udah keropos, blablablablabla...........
"Oh ya Ibu, maaf sebelumnya...
Ya, lain kali disambung lagi...
hm... ada yang mw komen...???
Oke deh, k=lanjut ajah dulu...
SR yang dilecehkan... Hm... saya rasa semua SR pasti pernah mengalaminya, baik disengaja maupun nggak (eh, salah... baik nyadar atopun nggak nyadar...). Yah... beginilah resiko jadi SR yang mau nggak mau harus diterima dan ditanggung. Bayangkan, mengurus sejumlah anak orang yang memiliki karakter dan perangai yang berbeda2... Ada yang nurut2 aja, ada juga yang keliatannya diem tapi sebenernya rame abiz, ada juga yang rame, padahal dalamnya merana n murung abiz... dan yang paling nggak banget adalah klo ada anak yang nyolot bgt... Tapi, bagi SR yang adik lorongny dibilang nyolot sama SR lain, pasti dibelain... Ya, bagaimanapun mereka yang nyolot itu adalah adik lorongnya, yang sudah menjadi tanggung jawabnya, dan harus dibelanya sampai darah penghabisan. (Busyet dah, lebay bgt noh...)Walau, dia sendiri kadang2 sakit hati sendiri karena dia pun dilecehkan (hahahhaha... menertawakan orang lain apa diri sendiri neh...???!!!). Tapi, urusan dalam rumah tangga, biarlah menjadi urusan internal, yang merasa orang luar tidak boleh tau...
Pengalaman yang pernah saya rasakan (lebih tepat yang pernah saya dengar, dan ini dirasaan oleh SR lain yang dilecehkan oleh para penghuni asrama) adalah ketika sedang jaga malam. Kondisinya saat itu, SR masih ditugaskn untuk jaga malam, dan menghukum adik2 yang pulang telat melebihi jam malam yang telah ditentukan, yaitu jam 9 malam (untuk putri). Ketika itu sedang ada event yang diadakan oleh kelembagaan (klo nggak salah Genus 'Gebyar Nusantara'). Nah... jumlah pelanggar melebihi banyaknya jumlah SR yang berjaga saat itu... Kewalaanlah tuh akhirnya para SR... Nah lho...
Dan yang terjadi saat itu benar2 sangat crowded. Para SR menyuruh anak2 yang telat untuk berbaris berdasarkan gedungnya masing-masing dan akan didata dan untuk kemudian akan diberi sanksi. Tapi, apa yang terjadi...??? Saking crowded-nya, ada anak-anak yang melariakan diri, dan dalam keadaan seperti itu para SR kebingungan. Ada juga sampai yang dikejar2, tapi hanya beberapa saja yang berhasil tertangkap (klo belum bisa bayangin, kalian pernah lihat berita petugas tartib mngejar2 para waria di jalan2 kan...??? nah... kurang lebihnya, seperti tiulah kondisi yang berlangsung...)
Nah, disisi lain.. Anak2 yang patuh dan mengikuti aturan (maksudnya yang nurut untuk dibariskan dan bersedia untuk mendapatkan hukuman protes, nggak setuju, dan merasa SR nggak adil dan mereka merasa dianiaya (apa coba...???)
Ya, dan akhirnya peraseteruan itupun terjadi (nggak nyampe gontok2an sih...), tapi lumayan bikin suasana jadi panas, dan malam yang dingin itupun ternyata tidak dapat mendinginkan hati-hati yang panas, yang gondok, marah, BT, kesel, merasa terdzolimi, dan perasaan lain yang intinya dirugikan...
Untungnya, SR ynag menghadapi anak2 seperti itu adalah Ochie yang pembawaannya cool(ehe), tenang, dan berusaha untuk menengkan. Nggak kebayang klo yang menghadapi saya, akan terjadi perseteruan seru dan sengit antara kubu SR dan kubu anak2 yang telat pualang (hehehe... scara, saya agak sensi dan langsung esmosi klo dihadapakan dengan situasi yg bgtu...)
Tapi, akhirnya derita malam itu terselesaikan juga, dengan berbagai hasil. Ada yang memuaskan untuk sebagian orang, tapi ada juga yang menyimpan sakitnya dalam hati...
Nah... ceritanya nggak nyampe situ... Berita itu nyampe nyebar ke koran kampus... (mendadak jadi artis gitu... hahahahha...). Emang begitu adanya berita, tak pula juga untuk ditambah2kan biar agak dramatisir gitu...
Tapi, semuanya sekarang sudah selesai dan berlalu, dan yasudahlah, toh kita2 juga udah maafin mereka... ^^ (baik hati bgt...)
Nah... klo sekarang mw cerita tentang ortu yang nyolot... bukan hanya SR yang dilecehkan, tapi lebih tepatnya ASsrama secara keseluruhan... Begini ceritanya...
Pada sustu hari, hiduplah seorang ibu2... (lho...???). Oke, sekarang serius yah...
Hm... ceritanya wajtu OH angkatan 47. Saya ditempatkan di LIN (Layanan Informasi)Pusat. Nah, disinilah tempat orang tua berkumouk untuk menanyakan dimana anak2 mereka, gedung A2 itu yg mana ya mba...?, klo ini gimana ya mba...??? klo yang itu gimana...??? dll dah...
Waktu itu hari pertama...lagi rame2nya...dan SR2 yang ada di situ juga lagi pad ngurusin perizinan pulang anak2 yang belum pada bawa barang... Waktu itu tuh ada ibu2 yang nyolot abiz (terlalu lebay ga sih bahasanya pake kata nyolot...???ya pokonya gitu deh...). Ibu2 itu bilang gini:
"Mba, ko asramanya nggak ready gitu sih...??? Vebtilasinya nggak ada kasanya, trus tempat tidurnya goyang, kursinya udah keropos, blablablablabla...........
"Oh ya Ibu, maaf sebelumnya...
Ya, lain kali disambung lagi...
Ingin buat film dokumenter SR
Jeder...jeder...jeder...
Akhirnya saya nulis lagi...
Hohohohoho... betapa rindunya jari-jari ini untuk mengungkapkan isi hati, menumpahkan duka lara, berbagi senang dan duka, denganmu wahai tuts2 di keyboard laptopkuwh tercintah... (biasa, lebay mode*on)
Hm... biasa nih... still waiting for my sterilitation and my ekstaction (bener nggak begini tulisannya...?? ^^)di lab tercintah, lab mikologi yang selalu sepi... Hmpf... >.<
Awal mulanya ingin nulis lagi adalah rasa keBTan menunggu, dan emang ada yang harus tertuangkan disini...
Apakah itu...???
Yah... ide2 di kepala ini sungguh banyak, tapi bingung gimana ngeluarinnya... Saking bingungnya, nyampe nggak ada yang terlaksana... (lho...???!!!)
Okelah, yang sangat ingin saya wujudkan dalam waktu dekat ini adalah saya ingin segera menyelesaikan penelitian saya (tentu saja tahun ini harus sudah lulus. Amin.. mohon doanya yah... ^^). Yang berikutnya adalah saya ingin sekali membuat film dokumenter tentang SR...
Awalnya sih dari Habob yang menyuruh saya untuk membuatkan movie maker yang bertajukan tentang rekam jejak perjalanan SR selama ini...
Tapi, saya rasa, hanya sekedar movie maker biasa saja itu tidak cukup mewakili dengan pekerjaan kami selama di asrama tercintah ini...
Ya, harus ada gebrakan yang hebat dalam merekam jejak perjalanan para SR dan terutama untuk mempersembahkan sebuaj=h kado terindah untuk semua SR yang pasti akan meninggalkan asrama...
Masalahnya adalah, syapa yang akan merealisasikannya...??? Secara nggak ada yang expert dibidang pelem-mempelemkan... hmpf... yah maklumlah, nama nya juga anak pertanian, mana ngerti tentang pengambilan Angel, dan istilah2 dalam perpeleman...
Kita2 bisanya cuma nonton doang... Yah... seperti saya yang maniak sekali (eh, nggak sekali bgt ding.. ^^), dan juga dengan teman2 yg lain, mana ada yang ngerti...??!!
Ketika semua beban itu membebani pikiran saya, kembali saya teingat dan berpikir kembali, bahwa saya sangat tertarik ke dnia broad casting, yang pasti, akan berhubungan dengan begini2an nih...Nah... sekalain menjadi ajang belajar untuk saya, akhirnya saya pun harus mencobanya.
Dan, ini salah satu ajang pembuktian saya yang telah mengambil mata kuliah media siaran, yang mana dijealaskan juga tuh tentang masalah yg begini2an... (halah... apaan sih...???!!)
Okelah, hal yang pertama yang harus saya lakukan adalah menentukan ide, bekah=jar tentang film dan pendukungnya itu sendiri, dan segala sesuatu yang berhibingan dengan itu semua...
Yuks ah... eva pasti bisa... SEMANGAT...!!! ^^
Akhirnya saya nulis lagi...
Hohohohoho... betapa rindunya jari-jari ini untuk mengungkapkan isi hati, menumpahkan duka lara, berbagi senang dan duka, denganmu wahai tuts2 di keyboard laptopkuwh tercintah... (biasa, lebay mode*on)
Hm... biasa nih... still waiting for my sterilitation and my ekstaction (bener nggak begini tulisannya...?? ^^)di lab tercintah, lab mikologi yang selalu sepi... Hmpf... >.<
Awal mulanya ingin nulis lagi adalah rasa keBTan menunggu, dan emang ada yang harus tertuangkan disini...
Apakah itu...???
Yah... ide2 di kepala ini sungguh banyak, tapi bingung gimana ngeluarinnya... Saking bingungnya, nyampe nggak ada yang terlaksana... (lho...???!!!)
Okelah, yang sangat ingin saya wujudkan dalam waktu dekat ini adalah saya ingin segera menyelesaikan penelitian saya (tentu saja tahun ini harus sudah lulus. Amin.. mohon doanya yah... ^^). Yang berikutnya adalah saya ingin sekali membuat film dokumenter tentang SR...
Awalnya sih dari Habob yang menyuruh saya untuk membuatkan movie maker yang bertajukan tentang rekam jejak perjalanan SR selama ini...
Tapi, saya rasa, hanya sekedar movie maker biasa saja itu tidak cukup mewakili dengan pekerjaan kami selama di asrama tercintah ini...
Ya, harus ada gebrakan yang hebat dalam merekam jejak perjalanan para SR dan terutama untuk mempersembahkan sebuaj=h kado terindah untuk semua SR yang pasti akan meninggalkan asrama...
Masalahnya adalah, syapa yang akan merealisasikannya...??? Secara nggak ada yang expert dibidang pelem-mempelemkan... hmpf... yah maklumlah, nama nya juga anak pertanian, mana ngerti tentang pengambilan Angel, dan istilah2 dalam perpeleman...
Kita2 bisanya cuma nonton doang... Yah... seperti saya yang maniak sekali (eh, nggak sekali bgt ding.. ^^), dan juga dengan teman2 yg lain, mana ada yang ngerti...??!!
Ketika semua beban itu membebani pikiran saya, kembali saya teingat dan berpikir kembali, bahwa saya sangat tertarik ke dnia broad casting, yang pasti, akan berhubungan dengan begini2an nih...Nah... sekalain menjadi ajang belajar untuk saya, akhirnya saya pun harus mencobanya.
Dan, ini salah satu ajang pembuktian saya yang telah mengambil mata kuliah media siaran, yang mana dijealaskan juga tuh tentang masalah yg begini2an... (halah... apaan sih...???!!)
Okelah, hal yang pertama yang harus saya lakukan adalah menentukan ide, bekah=jar tentang film dan pendukungnya itu sendiri, dan segala sesuatu yang berhibingan dengan itu semua...
Yuks ah... eva pasti bisa... SEMANGAT...!!! ^^
Selasa, 20 Juli 2010
동 방 신 기 - Mirotic

주문
시작은 달콤하게, 평범하게 나에게 끌려
언제나 그랬듯이 먼저 말을 걸어와
모든 가능성, 열어둬 Oh-
사랑은 뭐다? 뭐다! 이미 수식어 Red ocean
난, breakin` my rules again 알잖아 지루한걸?
조금 다쳐도 넌, 괜찮아 Oh-
*넌 나를 원해 넌 내게 빠져 넌 내게 미쳐
헤어 날수 없어 I got you- Under my skin
넌 나를 원해 넌 내게 빠져 넌 내게 미쳐
넌 나의 노예 I got you- Under my skin
네 머릿속을 파고드는 날카로운 눈빛
나 아니고선, 움직이지도 않는 Chrome heart
네가 선택한 길인걸 Oh-
혈관을 타고 흐르는 수억 개의 나의 Crystal
마침내 시작된 변신의 끝은 나
이것도 사랑은 아닐까? Oh-
*Repeat
한 번의 키스와 함께-날이 선듯한-강한 이끌림
두 번의 키스, 뜨겁게 터져버릴 것 같은 네 심장을
Yeah~ 너를 가졌어 You know you got it!
Yeah~ Come on! Come on! I got you- Under my skin
네 꿈속에 난 널 지배하는 마법사 내 주문에
넌 다시 그려지고 있어 I got you-Under my skin
My devils ride, 더는 숨을 곳이 없잖아 그렇다면
이젠 즐겨 보는게 어떨까 I got you-Under my skin
넌 나를 원해 넌 내게 빠져 넌 내게 미쳐
헤어 날수 없어 I got you- Under my skin
넌 나를 원해 넌 내게 빠져 넌 내게 미쳐
넌 나의 노예
I got you- Under my skin
———————————————
Jumun
Shijageun dalkomhage, peongbeomhage naege kkeullyeo
eonjena geuraetdeushi meonjeo mareul georeowa
modeun ganeungseong, yeoreodwo Oh~
sarangeun mwoda? mwoda! imi sushigeo Red Ocean
nan, breakin’ my rules again aljanha jiruhangeol?
jogeum dachyeodo neon, kwaenchanha Oh~
* neon nareul wonhae neon naege ppajyeo neon naege michyeo
hae eo nal su eobseo I got you~ under my skin
neon nareul wonhae neon naege ppajyeo neon naege michyeo
neon naui no ye I got you~ under my skin
ne meorisogeul pagodeuneun nalkaroun nunbit
na anigoseon umjigijido anheun chrome heart
nega seontaekhan giringeol Oh~
hyeolgwaneul tago heureuneun sueok gae ui Crystal
machimnae shijakdwaen byeonshin ui kkeuteun na
ijeotdo sarangeun anilkka? Oh~
*Repeat
han beon ui kiseuwa hamkke-nari seondeuthan-ganghan ikkeullim
do beon ui kiseu, ttogeopge tajyeobeoril geot gateun ne shimjangeul
Yeah~ neoreul gajyeosseo You know you got it!
Yeah~ Come on! Come on! I got you~ Under my skin
ne kkumsoge nan neol jibaehaneun mabeobseo nae jumune
neon dashi geuryeojido isseo I got you~ Under my skin
My devil’s ride, daneun sumeul goshi eobjanha geureohdamyeon
ijen jeulkyeo buneunge eotteolkka? I got you~ Under my skin
neon nareul wonhae neon naege ppajyeo neon naege michyeo
hae eo nalsu eopseo I got you~ under my skin
neon nareul wonhae neon naege ppajyeo neon naege michyeo
neon na ui no ye
I got you~ under my skin
———————————————
MIROTIC
From the start, you were sweet and simply attracted to me
You’d stay always like that, you said when you first walked up to me
All the possibilities opened up Oh~
What is love? What! right now it is Red Ocean
I’m breaking my rules again. You know it’s getting boring?
You do get hurt a little bit, it’s all right Oh~
* You want me, you’ve fallen for me, you’re crazy for me
You can’t break out, I got you~ Under my skin
You want me, you’ve fallen for me, you’re crazy for me
You are my slave, I got you~ Under my skin
It nests in your head, the sharp stare
It’s not me, my unmoving Chrome heart
This is your choice Oh~
Flowing through your veins running through you are millions of my Crystal
Finally, the end of the transformation (t/n: the end of my transformation)
This must be love? Oh~
* You want me, you’ve fallen for me, you’re crazy for me
You can’t break out, I got you~ Under my skin
You want me, you’ve fallen for me, you’re crazy for me
You are my slave, I got you~ Under my skin
With a single kiss~ the day revitalizing~ a powerful pull
The second kiss, it sent a blow to your heart and it feels hot
Yeah~ I have you! You know you got it!
Yeah~ Come on! Come on! I got you- Under my skin
In your dreams i order you under my magic spell
You want to do it again, I got you~Under my skin
My devils ride, you now don’t have a place to breathe
Let’s have fun now that i have you~ Under my skin
* You want me, you’ve fallen for me, you’re crazy for me
You can’t break out, I got you~ Under my skin
You want me, you’ve fallen for me, you’re crazy for me
You are my slave, I got you~ Under my skin
Senin, 19 Juli 2010
Bondan Prakoso feat. Fade 2 Black - Ya Sudahlah

B:
Ketika mimpimu yg begitu indah,
tak pernah terwujud..ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu,
dan tak pernah sampai..ya sudahlah (hhmm)
*reff:
Apapun yg terjadi, ku kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih..coz everything's gonna be OKAY
Santoz:
yo..Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan
Lezz:
Kita sambung satu persatu sebab akibat
tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
menuntun ke arah mata angin bahagia
kau dan aku tahu,jalan selalu ada
titz:
juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
bagai deras ombak yang menabrak karang
namun ku tahu..ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
hadapi ini bersamaku hingga ajal datang
B:
Sempat kau berharap keramahan cinta,
tak pernah kau dapat..ya sudahlah
yeeah..dengar ku bernyanyi..lalalalalala
heyyeye yaya dedudedadedudedudidam..semua ini belum *****hir
back to *reff
F2B:
satukan langkah..langkah yg beriring!
genggam hati, rangkul emosi!
B:
Genggamlah hatiku, satukan langkah kita
F2B:
Sama rasa, tanpa pamrih
ini cinta..across da sea
B:
peluklah diriku..terbanglah bersamaku, melayang jauh.. (come fly with me, baby)
F2B:
Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
sosok ini yg menerima kelemahan hati
yea..aku cinta kau..(ini cinta kita)
cukup satu waktu yes.(untuk satu cinta)
satu cinta ini akan tuntun jalanku
rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
rebahkan rasamu..untuk yg ditunggu
BAHAGIA..HINGGA UJUNG WAKTU..
Wonder Girls - Nobody

You Know I still Love You Baby.
And it will never change.
I want nobody nobody But You, I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo nigaanimyeon silheo
I want nobody nobody nobody nobody
Nan silheunde wae nar mir eonaeryeogohani jakku naemareun deutji anhgo
Wae ireohge dareun namjaege narbonaeryeo hani eotteohge ireoni
Nar wihae geureoh dan geumar
Neonbujok hadaneun geumar
Ijen geuman haeneon nareur aljanha wae won hajido anhneun georgang yohae
I want nobody nobody But You I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo niga animyeon silheo
I want nobody nobody nobody nobody
I want nobody nobody But You I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo niga animyeon silheo
I want nobody nobody nobody nobody
Nan joheun de nan haengbok hande neoman isseu myeondwae deo baral geeopt neunde
Nugur mannaseo haengbok haran geoya nan neor tteonaseo haengbok harsueopseo
Nar wihae geureoh dan geumar
Neonbujok hadaneun geumar
Mari andoeneun mari ran georwae molla niga eopsi eotteohge haengbokhae
I want nobody nobody But You I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo niga animyeon silh eo
I want nobody nobody nobody nobody
I want nobody nobody But You I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo niga animyeon silheo
I want nobody nobody nobody nobody
I don't want nobody body body.I don't want nobody body
Naneun jeongmar niga animyeon niga animyeon silhdan maryaa~
I want nobody nobody But You I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo niga animyeon silheo
I want nobody nobody nobody nobody
I want nobody nobody But You I want nobody nobody But You
Nandareun sarameun silheo niga animyeon silheo
I want nobody nobody nobody nobody
RAP)
Back to the days when we were so young and wild and free
Modeunge neomuna kkumman gatatdeon geuttaero doragago sipeunde
Waejakku nareur mireo naeryeohae
Why do you push me away. I don't want nobody nobody
Nobody nobody but you.
Jumat, 16 Juli 2010
슈퍼주니어 - Blue Tomorrow
[Kyuhyun]
naeirimyeon uriga mannadeon
jeo gil motungiro nan dasineun gal su eomneun geojyo
[Zhoumi]
naeirimyeon achime nuneul tteo
jeil meonjeo geudael dasineun tteoollyeoseon andoejyo
[Ryeowook]
ijen (geudaen haengbokhangayo)
nareul (ijeul su isseonnayo)
ajik naui ipgae maemdoneun geudaeui ireum
[Hangeng]
naeirimyeon geudaen nareul tteonago
[Siwon]
naeirimyeon naui kkumdo tteonago
naneun eotteoke haeya hajyo
[Henry] geudaen eotteoke nal ijeul su innayo
[Kyuhyun]
sigani jinagado geudael itji motamyeon
nan eolmana deo ureoya hajyo (oh~ no)
[Henry] ijen geudael saranghaneunde
[Hangeng]
nae bange modeun geotdo
jageun haendeupon sok sajindo geudael gieok hana bwa
[Zhoumi]
beorigo (naui modeungeol beorigo)
jiugo (neoui modeungeol jiugo)
hajiman geudaen machi mabeopcheoreom nal ikkeulgo gajyo
[Siwon]
ajikdo nan geudael saranghaneunde
[Donghae]
naegen ojik geudaeman boineunde
eotteoke ijeul su innayo
[Henry] naneun ajikdo geudael saranghaneunde
[Ryeowook]
saranghaedo doelkkayo animyeon tteonalkkayo
eonjekkajirado gidaril teni (oh~ no)
[Siwon] dasi naege doraoneun nalkkaji
[Zhoumi]
eojeui naui yeojaro dorawa jul sun eomnayo
geudael wihae haejun ge nan neomu eobtjyo
[Ryeowook] manhi himdeulgeman hago
[Kyuhyun] ijeya sarangeul alge dwaenneunde oh~
[Hangeng] naeirimyeon geudaen nareul tteonago
[Siwon]
naeirimyeon naui kkumdo tteonago
naneun eotteoke haeya hajyo
[Henry] geudaen eotteoke nal ijeul su innayo
[Kyuhyun]
sigani jinagado geudael itji anheumyeon
dasi naegero geudae wajugetjyo (oh~ no)
[Donghae] ajikdo nan geudael saranghaneunde
[Zhoumi]
naegen ojik geudaeman boineunde
eotteoke ijeul su innayo
[Ryeowook]
saranghaedo doelkkayo animyeon tteonalkkayo
eonjekkajirado gidaril teni (oh~ no)
naege dasi dorawa..
[Kyuhyun] geudael saranghamnida
Translation
[KH]When it’s tomorrow, we agree not to meet again
Sitting in the shop at the end of the road, I ordered a cup of missing (you)
[ZM]When it’s tomorrow, we can only let love pass by
Before daybreak, two persons’ smiling faces become a yellowed photograph
[RW]Around me ([H]loneliness is spreading)
Vision (is being blurred by tears)
I left “I love you” at the bottom of my heart and put them on the tip of my lips
[HG]When it’s tomorrow, you will leave my side
[SW]When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
[H]Our ending fulfilled the prediction of tears
[KH]Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I still look forward to the appearance of a miracle, oh no
[H]Your shadow is drifting further and further away.
[HG]Love is still lingering in my room
Before the memory becomes real, in a moment
It felt like you were in front of my eyes
[ZM]Around me ([H]loneliness is spreading)
This vision (is being blurred by tears)
A sentence “I love you”, I left it deep in the bottom of my heart and put it on the tip of my lips
[SW]When it’s tomorrow, you will leave my side
[DH]When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
[H]Our ending fulfilled the prediction of tears
[RW]Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I still look forward to the appearance of a miracle, oh no
[SW]Your shadow is drifting further and further away.
[ZM]Without you, love starts to hibernate
Loneliness will occupy every day
I stand under the streetlight, on the side of the cold street
[RW]That place where we once embraced
[KH]Is the roof under which we once seek shelter from the rain together, oh
[HG]When it’s tomorrow, you will leave my side
[SW]When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
[H]Our ending fulfilled the prediction of tears
[KH]Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I keep looking forward to the appearance of a miracle, oh no
[DH]I still reminisce the past when we were in love
[ZM]I’m still waiting for you to come back to my side
Tears are falling on the side of my cold pillow
[RW]I hit pause on time until you appear again
I cannot stand each of the days without you, oh no
I love you, it will not change
[KH]I’ll be loving you till eternity
naeirimyeon uriga mannadeon
jeo gil motungiro nan dasineun gal su eomneun geojyo
[Zhoumi]
naeirimyeon achime nuneul tteo
jeil meonjeo geudael dasineun tteoollyeoseon andoejyo
[Ryeowook]
ijen (geudaen haengbokhangayo)
nareul (ijeul su isseonnayo)
ajik naui ipgae maemdoneun geudaeui ireum
[Hangeng]
naeirimyeon geudaen nareul tteonago
[Siwon]
naeirimyeon naui kkumdo tteonago
naneun eotteoke haeya hajyo
[Henry] geudaen eotteoke nal ijeul su innayo
[Kyuhyun]
sigani jinagado geudael itji motamyeon
nan eolmana deo ureoya hajyo (oh~ no)
[Henry] ijen geudael saranghaneunde
[Hangeng]
nae bange modeun geotdo
jageun haendeupon sok sajindo geudael gieok hana bwa
[Zhoumi]
beorigo (naui modeungeol beorigo)
jiugo (neoui modeungeol jiugo)
hajiman geudaen machi mabeopcheoreom nal ikkeulgo gajyo
[Siwon]
ajikdo nan geudael saranghaneunde
[Donghae]
naegen ojik geudaeman boineunde
eotteoke ijeul su innayo
[Henry] naneun ajikdo geudael saranghaneunde
[Ryeowook]
saranghaedo doelkkayo animyeon tteonalkkayo
eonjekkajirado gidaril teni (oh~ no)
[Siwon] dasi naege doraoneun nalkkaji
[Zhoumi]
eojeui naui yeojaro dorawa jul sun eomnayo
geudael wihae haejun ge nan neomu eobtjyo
[Ryeowook] manhi himdeulgeman hago
[Kyuhyun] ijeya sarangeul alge dwaenneunde oh~
[Hangeng] naeirimyeon geudaen nareul tteonago
[Siwon]
naeirimyeon naui kkumdo tteonago
naneun eotteoke haeya hajyo
[Henry] geudaen eotteoke nal ijeul su innayo
[Kyuhyun]
sigani jinagado geudael itji anheumyeon
dasi naegero geudae wajugetjyo (oh~ no)
[Donghae] ajikdo nan geudael saranghaneunde
[Zhoumi]
naegen ojik geudaeman boineunde
eotteoke ijeul su innayo
[Ryeowook]
saranghaedo doelkkayo animyeon tteonalkkayo
eonjekkajirado gidaril teni (oh~ no)
naege dasi dorawa..
[Kyuhyun] geudael saranghamnida
Translation
[KH]When it’s tomorrow, we agree not to meet again
Sitting in the shop at the end of the road, I ordered a cup of missing (you)
[ZM]When it’s tomorrow, we can only let love pass by
Before daybreak, two persons’ smiling faces become a yellowed photograph
[RW]Around me ([H]loneliness is spreading)
Vision (is being blurred by tears)
I left “I love you” at the bottom of my heart and put them on the tip of my lips
[HG]When it’s tomorrow, you will leave my side
[SW]When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
[H]Our ending fulfilled the prediction of tears
[KH]Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I still look forward to the appearance of a miracle, oh no
[H]Your shadow is drifting further and further away.
[HG]Love is still lingering in my room
Before the memory becomes real, in a moment
It felt like you were in front of my eyes
[ZM]Around me ([H]loneliness is spreading)
This vision (is being blurred by tears)
A sentence “I love you”, I left it deep in the bottom of my heart and put it on the tip of my lips
[SW]When it’s tomorrow, you will leave my side
[DH]When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
[H]Our ending fulfilled the prediction of tears
[RW]Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I still look forward to the appearance of a miracle, oh no
[SW]Your shadow is drifting further and further away.
[ZM]Without you, love starts to hibernate
Loneliness will occupy every day
I stand under the streetlight, on the side of the cold street
[RW]That place where we once embraced
[KH]Is the roof under which we once seek shelter from the rain together, oh
[HG]When it’s tomorrow, you will leave my side
[SW]When it’s tomorrow, I will wish upon a shooting star alone
Just like the ending of a movie
[H]Our ending fulfilled the prediction of tears
[KH]Broken promises all over the ground, the yesterday that cannot be pieced together again
But I keep looking forward to the appearance of a miracle, oh no
[DH]I still reminisce the past when we were in love
[ZM]I’m still waiting for you to come back to my side
Tears are falling on the side of my cold pillow
[RW]I hit pause on time until you appear again
I cannot stand each of the days without you, oh no
I love you, it will not change
[KH]I’ll be loving you till eternity
Langganan:
Postingan (Atom)







